Yang Melintas di Pikirankoe.... | |
Pagi ini 11 Juli 2008, tak terasa Riza… jagoannya OR genap berusia 3 tahun, usia yang masih rentan karena masih masuk katagori Balita. 3 tahun yang sangat membahagiakan kami karena kehadirannya telah melengkapi keberadaan keluarga kecil OR, lengkap karena sebelumnya Alhamdulillah kami telah dikaruniai seorang anak perempuan. Tak ada doa khusus yang kami panjatkan pagi ini, hanya permohonan tulus pada-NYA agar selalu menyehatkan Riza setelah setahun belakangan ini terasa sering kali Riza terserang penyakit terutama yang berkaitan dengan system pernafasannya. Met Milad Riza… Semoga Allah memudahkan hidupmu Semoga Allah membanyakkan Rizkimu Semoga Allah membaguskan jodohmu Semoga Allah mengaruniakan kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak... Amiinn....... Peluk cium dari Ayah, Bunda dan kakak Zahra... foto : Riza with Zahra…
Ternyata bukan kembar…. cuma sama aja….. Yang ini sama gayanya…  Yang ini sama botaknya…  Dan satu lagi persamaannya…..”Sama Gantengnya” Huehehehehehehehe...
Akhirnya……. Berita besar itupun datang setelah sekian lama dinanti-nantikan, memang namanya jodoh gak akan lari kemana, dicari ke sana ke mari sampai letih tak disangka jadinya sama temen semasa SMP dulu…. hihihihi….. kalo tau gitu mah dari dulu aja kali yah gak perlu lewat OR dulu….:D So selamat yah buat kalian berdua, semoga akan jadi keluarga yang Sakinah Mawaddah Warrahmah, semoga Allah akan melimpahkan kebahagiaan dan keberkahan sebagaimana yang telah DIA limpahkan pada OR sekeluarga… Semoga pula semua cerita yang terjadi dulu dan dulu sekali akan jadi pelajaran dan kenangan manis untuk semua pihak… Rahma & Winto (5 Juli 2008)
Hari ahad kemarin OR sekeluarga boyongan pulang kampung ke Priok, karena ada rencana untuk aktif kembali bersepeda (setelah vakum gara-gara Proyek Sangkuriang) maka kemarin si merah ikutan dievakuasi, berhubung belum punya Neng Selly maka terpaksa dua ban si merah dicopotin biar bisa masuk ke bagasi taksi. Dan di hari senin kemarin mulailah si merah kembali mengaspal dengan jalur baru Priok ~ Sunter berjarak 8 km hanya sepertiga dari yang biasa dijalani, dengan jarak yang begitu dekat OR rencananya akan Gowes setiap hari, karena hanya butuh waktu 15 menit saja sudah sampai di kantor. Semoga setelah kembali ke bekasi nanti OR bisa aktif lagi walaupun hanya 2 kali dalam seminggu….. SEMANGATTTT…!!!..... foto : waktu OR di Marunda Bekasi saat Segara Jaya Historycal Journey...
ASTAGHFIRULLAHALADZIIIMMMM…… ASTAGHFIRULLAHALADZIIIMMMM…… ASTAGHFIRULLAHALADZIIIMMMM…… Ampuni aku Ya Allah… maafkan kekhilafanku… Syetan Terkutuk telah berhasil menyisipkan sedikit rasa “iri” di hatiku… Membuat hatiku kembali gemuruh… Membuat hatiku dipenuhi syak wasangka… Membuat hatiku tak ikhlas… Membuat hatiku mempertanyakan-MU ASTAGHFIRULLAHALADZIIIMMMM…… ASTAGHFIRULLAHALADZIIIMMMM…… ASTAGHFIRULLAHALADZIIIMMMM…… Maafkan aku Ya Allah… Ampuni aku Ya Allah… Lapangkan hatiku… Ikhlaskan hatiku... ---Juli 2008--- a long and winding road to reach our dreaming
Karena udah nggak nonton lagi siaran langsungnya, maka OR update berita Wimbledon dari beberapa situs yang juga menyediakan video streamingnya. Dan kekhawatiran OR sepertinya akan kejadian... karena di dua semifinals terdapat duo Williams yang kalau mereka masing-masing bisa mengalahkan lawan-lawannya maka terjadilah “All Williams Final”… Oh…Tiddaaakkkk...!!!!... Semoga Elena Dementieva dan Zheng Jie bisa menggagalkannya… foto : Elena Dementieva “Jagoan baru OR”
Tak terasa sebentar lagi zahra akan menerima raport hasil evaluasi belajarnya selama di kelas 2 (dua) ini, Insya Allah dia akan bisa naik ke kelas 3 (tiga) amiinnn…. Seperti biasa jika menjelang liburan kami sudah disibukkan dengan persiapan untuk pulang kampung kembali, aku pribadi sudah merencanakan untuk mengevakuasi si merah agar bisa dipakai bersepeda setiap hari ke kantor (mumpung deket) jadi rasa malas yang selama ini melingkupi OR bisa sedikit demi sedikit dikikis, sebenarnya bukannya malas tapi semenjak Proyek Sangkuriang OR jadi lebih sering pulang malam di atas jam 21.00 dan itupun sudah terasa teramat sangat letih jadi mau nggak mau si merah lebih banyak diistirahatkan. Inilah enaknya punya kampung dekat dari rumah, malah kalau dari sana kantor juga jadi lebih dekat cuma 8 km aka sepertiga dari biasanya. PRIOKKKKK….!!!!!!!!... We Are Comiiiiiiinnnnngggggggg… Mancing ah Mancing…….J *postingan telat karena sekarang OR udah di kampung Priok*
Sepertinya Wimbledon 2008 ini (khususnya di putri) menjadi ajang yang menyesakkan untuk para unggulan 10 besar dunia, satu persatu dari mereka harus gugur di babak-babak awal dan yang lebih menyakitkan lagi, hampir semua dari mereka tumbang dari petenis yang sama sekali bukan unggulan atau dari petenis yang peringkatnya jauh di bawah mereka. Diawali oleh Maria Sharapova (5) dikalahkan oleh Alla Kudryavtseva (154), menyusul kemudian Ana Ivanovic (1) disingkirkan petenis China Zheng Jie (133), dan kemarin atau semalam 3 unggulan lagi harus tersingkir, yaitu Jelena Jankovic (2) kalah dari Tamarine Tanasugarn (Thailand) kemudian Svetlana Kuznetsova (4) disingkirkan Agniezska Radwanska (Polandia). Dan yang paling menyedihkan adalah… Harapan terakhir OR akhirnya harus pulang juga setelah semalam Anna Chakvetadze (8) kalah dari Nicole Vaidisova (18)… Jadi lupakan Wimbledon tahun ini, kagak bakalan OR nonton finalnya... apalagi kalo di final terjadi “All Williams Final”… L *terpaksa mojok lagi sambil ngemut dendeng OT*
Setelah Maria Sharapova dan Ana Ivanovic tersingkir, maka ini adalah harapan terakhir OR untuk melihat petenis jagoannya berlaga di Wimbledon, syukur-syukur doi bisa nembus ke Final dan juara…. Presenting : Anna Chakvetadze “si mata sayu”, peringkat 8 dunia…   
Setelah kekalahan Maria Sharapova kemarin, semangat OR buat nonton Wimbledon tahun ini rada sedikit menurun, harapan masih ada untuk melihat Ana Ivanovic melenggang ke final dan bahkan menjuarai Wimbledon tahun ini. Tapi apa daya, kemarin hancurlah harapan setelah lagi-lagi jagoan OR itu kalah di tangan petenis bukan unggulan… akhirnya Ana Ivanovic pun menyusul Maria Sharapova yang sudah mengepak koper karena tersingkir. Kemarin Ana petenis peringkat 1 dunia dikalahkan petenis China yang memiliki peringkat 133, sungguh kejadian yang amat langka. Hmmm… jadi males nonton lanjutan Wimbledon kalo begini mah, kecuali kalo “si mata sayu” Anna Chakvetadze bisa nyampe final… *nongkrong lagi di pojokan nunggu wangsit*
Beberapa hari ini suasana hatiku dipenuhi dengan perasaan gundah gulana, gelisah, tak tenang dan segala perasaan tak enak lainnya. Seringkali aku menyalahkan keadaan, kemampuan dan keadilan yang turut berperan dalam ketidaknyamanan suasana hati ini. Saat keadaan hati makin tak menentu dan tak tahu kemana harus mengadu, tiba-tiba tanpa disadari aku sudah berada di tempat wudhu... membasuh wajah dengan air ketaqwaan yang membuat hati tiba-tiba nyeessss…, lanjut sholat sunnah 2 rakaat, selesai sholat mataku tertumpu pada sebuah Mushaf yang ada di dekat tempat sujud… ragu sejenak hingga akhirnya tanpa bisa dicegah tangan inipun meraihnya. Membuka begitu saja secara random entah mengapa yang terbuka adalah Surah Ar-Rahman, membaca ayat demi ayat membuat hati ini serasa tertampar sangat keras, malu hati ini karena ternyata selama ini aku hanya bisa mengeluh, mengeluh dan mengeluh, tak pernah mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan… Padahal Allah telah melimpahkan jutaan kebahagiaan, milyaran kesenangan, trilyunan kegembiraan, tapi semua itu luput dari pandangan mata, yang terlihat hanyalah keping-keping penderitaan tak berarti, yang terlihat hanya kebahagiaan orang lain, yang terlihat adalah rumput tetangga yang lebih hijau dari rumput sendiri., duh gusti… semoga penyakit “SMS” tidak menghinggapiku… Maafkan aku Ya Allah, maafkan atas kekhilafan hamba-MU ini, kekhilafan yang seringkali terulang karena ternyata diriku ini masih kurang bersyukur atas segala nikmat dan karunia-MU… Fabi-ayyi ala-i rabbikuma tukaththibani
Sharapova is Out...!!!... Sharapova is Out…!!!... Itulah yang diteriakan komentator pertandingan tennis putri di Wimbledon semalam, mengiringi rasa sesak yang memenuhi rongga dada OR... Rasa tak percaya atas kekalahan itu masih terbawa hingga pagi ini, bagaimana mungkin seorang Sharapova peringkat 5 dunia di kalahkan oleh petenis peringkat ke 154…ckckckckck….. Jadi maaf karena sedang diliputi kesedihan, terpaksa OR tidak menuliskan skor-nya… hiks… hiks… jadi kini jagoan OR tinggal Ana Ivanovic dan “si mata sayu” Anna Chakvetadze… *nongkrong di pojokan karena jadi males kerja*
Setelah kemarin malam bersuka ria menyambut kemenangan Maria Sharapova, tadi malam OR benar-benar dibuat dag dig dug der menyaksikan pertandingan antara Ana Ivanovic versus Nathalie Dechy… Gimana nggak… set pertama Ana harus mengakui keunggulan Dechy dengan skor tipis 6-7, untunglah di set kedua gantian Ana unggul dengan skor yang sama 7-6, barulah di set ketiga aka penentuan terjadi kejar mengejar angka yang meskipun tadinya Ana sudah unggul 4-2 ternyata masih bisa dikejar Dechy hingga 5-5. Dari angka sama 5-5 itulah pertarungan kelas dunia terjadi, saling kejar angka 6-5, 6-6, 7-6, 7-7, 8-7, 8-8 sampai akhirnya Ana berhasil mengunci Dechy di angka 8 dan kemudian menutup set ketiga itu dengan 10-8 dengan total waktu 3 jam 24 menit, sungguh sebuah pertandingan berat yang harus dilalui seorang petenis rangking 1 dunia itu. Final Impian : Ana Ivanovic vs Maria Sharapova, kalau ini yang terjadi OR bingung deh mau jagoin yang mana….abis dua-duanya cantik sih…. Hihihihihi……..   Maria Sharapova Ana Ivanovic
Kemarin kantorku mendapat kunjungan dari anak-anak sekolah jepang setingkat SD rata-rata mereka baru berusia antara 8 ~ 10 tahun, mereka mengadakan study tour dengan mengunjungi pabrik Assembly Innova. Ada hal yang menarik dari kunjungan mereka yaitu rata-rata dari mereka begitu kritisnya dalam bertanya, sampai-sampai membuat sang pemandupun terkaget-kaget karena pertanyaan yang diajukan sangat di luar perkiraan dan bawaan wajib mereka adalah buku kecil lengkap dengan alat tulisnya yang selalu sigap menulis saat menerima penjelasan dari sang pemandu. Berbeda dengan saat kunjungan salah satu SD Negeri asli tanah air tercinta ini, saat dipandu keliling pabrik, hampir seluruh dari mereka hanya melihat-lihat saja proses produksi yang sedang berjalan, tanpa ada satupun pertanyaan, malah pada ngobrol dan nggak konsen ngikutin acara yang berlangsung, juga hanya sedikit yang terlihat membawa alat tulis dan bukunya, itupun sampai acara selesai bukunya masih bersih tanpa ada tulisan sedikitpun. Pantas saja jepang jauh lebih maju dari kita…L foto : Zahra dan teman sekelasnya yang asli anak jepang…
Kebiasaan zahra itu kalau dikasih uang pegangan untuk jajan di sekolah, amat jarang sekali digunakan untuk membeli jajanan yang berupa makanan/minuman, lebih sering uangnya itu dibelanjakan kertas-kertas file dengan motif yang beraneka warna dan rupanya, ada yang bermotif gambar kartun atau yang full colour, biasanya dia membeli dengan harga Rp.1,000/5 lembar. Hari minggu kemarin zahra kedatangan para teman-temannya yang mengajak bermain bersama di rumah, setiap hari ahad zahra dan teman-temannya itu memang biasa bermain berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya, kebetulan (mungkin) kemarin adalah jatahnya main di rumah zahra. Entah bagaimana ceritanya, saat selesai bermain dan teman-temannya sudah pada pulang zahra memamerkan uang pecahan seribu rupiah sebanyak 5 lembar, dan terjadilah percakapan dengan bunda : Zahra : lihat nih bunda… zahra dapet uang Rp.5,000…. Bunda : dapet dari mana kak…???... Zahra : zahra tadi jualan kertas file bunda, abis teman-teman tadi pada suka… Bunda : jualnya berapa kak...???... nanti gak bisa beli lagi lho... Zahra : tenang bunda... kalo di sekolah khan zahra belinya seribu dapet 5 lembar... Zahra : tadi zahra jual seribu 2 lembar... jadi zahra untung khan bunda… Bunda : waaaa.......untung gede dong kak..... Zahra : besok mau zahra beliin kertas file lagi, trus dijual lagi deh.... Bunda : J Hehehehe... jadi inget masa kecilku yang pernah jualan permen, mudah-mudahan ini langkah kecil zahra yang akan menjadi sebuah langkah besar untuk kelak jadi seorang pengusaha...amiinnn...
Hari ahad kemarin memang benar-benar merupakan hari yang paling pas untuk OR beristirahat, setelah aktivitas yang padat dan berat selama 1,5 bulan lebih nonstop (sabtu/ahad/libur tetap ngantor) akhirnya ada juga kesempatan untuk sekedar meluruskan badan dan menarik nafas sejenak. Di awali pagi setelah subuh, hujan rintik-rintik yang turun sejak semalam bertambah besar membasahi bumi, membuat OR kembali menarik selimut dan meringkuk di kehangatan orang yang sangat dicintainya….. J Bangun-bangun sudah jam 09.00 pagi, hujan masih saja turun bikin malas untuk beranjak dari tempat tidur, tahu suaminya ini sudah bangun… bunda langsung membawakan segelas teh hangat dan sepiring jagung manis yang dipadukan dengan keju dan susu, nikmatttttt….. Kelar sarapan (tanpa mandi) OR langsung menuju lapangan di belakang rumah karena kebetulan sedang ada lomba perkutut se-jabodetabek, duduk di bawah pohon sambil menikmati kicauan burung yang konon harga telurnya saja ada yang mencapai Rp. 50 juta… ckckckck… kalo punya uang segitu mah daripada buat beli telur mending juga buat naik haji dah. Pulang pas dhuhur… mandi, sholat, makan siang trus tidur lagiiiiiiii… hmmm hari yang sempurna… :D
12 tahun sudah dirimu mengiringi langkahku…. Seiring seperjalanan…. Panas terik, hujan badai dilalui bersama… Sampai di satu titik tujuan… 12 tahun masa yang panjang… Susah senang bersama… Dari lajang sampai berbuntut dua… Tak kenal kata lelah… Met Milad Grandy… Makasih atas kesetiaanmu… Insya Allah dua bulan ke depan… Paripurna tugasmu…. J  Grandy 13 Juni 1996 ~ 13 Juni 2008
Setiap bulan seperti biasa saat mendekati tanggal 10… OR selalu menunaikan kewajiban untuk membayar cicilan rumah yang saat ini ditempati, berat memang tapi mau gimana lagi… daripada diusir kalo nggak dibayar…hehehehe… Hitung punya hitung… ternyata OR sudah membayar sebanyak 72 kali angsuran dari yang diwajibkan sebanyak 120 kali, berarti kewajiban yang belum dijalani adalah sebanyak 48 kali alias masih 4 (empat) tahun lagi, masih lama yah ternyata masa kebebasan itu. Semoga ke depan akan ada rezeki yang tak terduga agar OR bisa langsung melunasi rumahnya tanpa harus menunggu 4 (empat) tahun lagi… SEMANGATTT!!!!...
Masih ingetkan sama ceritaku yang Nimbun Keramik, saat kemarin nimbun sebenarnya aku nggak tahu kapan bisa dipasang itu keramik karena intinya yang penting bisa kebeli dulu sebelum harganya naik gara-gara BBM. Tapi lama kelamaan ini mata sepet juga liat tumpukan dus-dus keramik yang cukup menyita tempat... rumah udah kecil tambah terasa sempit jadinya, sampai akhirnya saat akhir bulan di mana seperti biasa rekening OR terisi, rada kaget juga liat nominal yang tertera di layar I-Net Banking BCA… kok kayanya bisa disisihkan sedikit untuk manggil tukang buat pasang itu keramik, malah bisa sekalian juga untuk ganti cat depan dan pagar yang sudah mulai lusuh termakan cuaca. Dan akhirnya setelah kurang lebih 1 minggu dikerjain tukang, rumah OR-pun kembali tampil segar dan semakin siap menyambut kehadiran Ceu Mumun, Alhamdulillah… hikmahnya Proyek Sangkuriang, nggak percuma deh setiap hari pulang malam… hehehehe…
Saat tadi pagi gak sengaja liat tanggal… eh besok itu udah tanggal 10 Juni yah, berarti tak terasa Om Rei udah 13 tahun jadi kuli di Toyota… bukan waktu yang sebentar ternyata…. Terbayang 13 tahun lalu saat OR menandatangani surat perjanjian kerja, tak menyangka akan sebetah ini, tak terkira betapa banyak yang sudah dilalui dan dirasakan, manis pahit susah senang juga kadang “sakit hati”, semuanya berlalu dan menjadi bekal untuk masa datang. Kadang timbul pertanyaan, apakah OR akan bertahan di Toyota sampai pensiun..??.., menurut peraturan pensiun akan terjadi saat seorang karyawan berusia 55 tahun, dan akan terjadi untuk OR Insya Allah pada tahun 2027 dan itu masih 19 tahun lagi, mudah mudahan dalam rentang waktu tersebut OR sudah berhasil mengembangkan sebuah unit bisnis sendiri… hehehehe… Selamat Milad OR…semoga makin rajin dan semangat bekerja…. foto : OR kerja apa ngempi…???...
| |