Tak terasa 5 tahun sudah kami menempati rumah sendiri, belajar mengarungi kerasnya hidup tanpa didampingi orang tua… sebisa mungkin menghadapi semua persoalan yang timbul dengan kekuatan dan cara kami sendiri.
Saat zahra masih kecil, masalah kendaraan tak pernah jadi masalah buat kami…pun hingga saat ini saat zahra sudah besar dan rizapun sudah mulai bikin motor penuh sesak, hanya terkadang kalau harus pergi agak jauh ataupun saat pulang kampung ke priok yang sebulan sekali itu, barulah terasa kalau ternyata kita sudah membutuhkan kendaraan yang lebih layak agar terasa nyaman di perjalanan.
Menimbang-nimbang…rasanya masih berat kalau harus membeli mobil saat sekarang, di mana cicilan rumah belum selesai dan beberapa cicilan lain yang selalu menghantui tiap bulannya, tapi Insya Allah kami nggak pernah putus semangat untuk selalu berusaha menggapai impian itu.
Salah satunya adalah menyediakan dulu prasarana yang dibutuhkan untuk itu, misalnya lap mobil udah punya, kanebo untuk pas nyuci udah ada bahkan tempat sampah kecilpun udah tersedia…hehehe…tapi ternyata ada satu persyaratan yang belum kami punya, yaitu kanopi untuk menutup carport biar nanti bila penghuninya udah ada nggak kehujanan dan kepanasan.
Akhirnya diputuskanlah untuk membuat kanopi tersebut sekaligus sebagai pancingan siapa tahu kalau udah ada kanopi-nya tiba-tiba “makblejug!!!...” isinya datang juga, analoginya diambil secara semena-mena dari pendapat yang bilang kalo yang belum punya anak khan ngangkat anak dulu buat mancing, siapa tahu kejadian khan…hehehehe….
Dan siapa tahu juga yang dipancing Ceu Mumun eh…. yang datang malah Jeng Novi… apapun itu akan selalu disyukuri… Alhamdulillah...
*postingan iseng nggak jelas disaat pusing mikirin biaya bikin kanopi yang jauh diluar perkiraan*