Salah satu kelemahan yang sangat kusadari adalah…”Lupa Nama Orang” yang udah lama nggak ketemu.
Kelemahan ini sudah aku rasakan sejak masih kuliah dulu, seringkali aku gagal mengingat nama orang yang sudah lama nggak aku temui meskipun aku masih sangat hafal wajahnya, namun biasanya aku selalu mengabaikan kelemahanku ini karena toh biasanya nggak lama kemudian dengan berbagai cara dan trik aku berhasil mengenalinya lagi.
Sebenarnya sudah lama kelemahan ini nggak muncul aku pikir sudah hilang nggak bakalan kumat lagi, tapi tiba-tiba jum’at kemarin kelemahan ini muncul lagi saat aku harus mengikuti Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) SPSI di kantorku, di mana pesertanya adalah para utusan karyawan dari semua divisi yang ada.
Dan di situ aku mendapati banyak wajah yang sangat familiar denganku tapi dengan nama yang sama sekali blank di kepalaku, aku nggak mengenali nama mereka… sampai kadang jadi malu karena mereka justru memanggil atau menyebut namaku terlebih dahulu yang menandakan bahwa mereka tidak melupakan namaku.
Untunglah di acara itu diwajibkan memakai tanda pengenal peserta yang bertuliskan nama, hingga kalau aku bertemu dengan seseorang yang sangat kukenal tapi aku lupa namanya… tinggal melirik sedikit ke arah papan namanya….aman deh…..
Maafkan kelemahanku ini yah.....hehehehehe…