Seperti ceritaku kemarin saat ini aku tengah terlibat dalam sebuah project “Mission Impossible”, yang mau nggak mau bikin waktuku harus lebih banyak dihabiskan di kantor, mulai dari setiap hari yang biasanya sebelum maghrib aku sudah tiba di rumah, kini sampe Isya pun kadang aku masih ada di kantor, berkutat dengan segambreng kerjaan yang nggak ada putus-putusnya.
Otomatis waktuku untuk bersama dua kurcaci kecilku itu berkurang drastis, karena sekarang aku baru tiba di rumah setelah jam 21.00, ditambah lagi juga wajib masuk di hari sabtu dan ahad, meskipun ada kompensasi yang besar tapi tetap saja ada yang terasa hilang dalam hidupku.
Akhirnya gelombang protespun datang dari dua kurcaci, pertama zahra yang selalu bertanya kenapa aku selalu pulang malam setiap hari, juga riza yang sudah mulai bisa protes… meskipun protesnya karena merasa nggak ada lagi yang nemenin dia nonton tivi , “onton jojo ikus/iti mos ayah…” (nonton Jojo’s Circus/Mickey Mouse ayah) kata Riza.
Untunglah hari ahad kemarin aku bisa libur, dan kebetulan juga rekening sudah terisi maka jadilah seharian itu aku manfaatkan semaksimal mungkin untuk bermain bersama-sama mereka, mulai dari muter-muter cari sarapan di pagi hari, makan siang di salah satu Mall Bekasi (deket rumah ortunya mama haura), muter-muter lagi di sore hari cari jajanan, sampai guling-gulingan di kamar sambil gebuk-gebukan bantal….
Duh senang banget bisa seharian penuh nemenin mereka…semoga mereka nggak protes lagi kalo besok-besok ayahnya pulang malam lagi…..hehehehe….