Always Starting Your Day With Smile....

Om's posts with tag: ayah

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag ayah
Blog EntryEngkau masih kekasihku…Feb 19, '08 8:47 PM
for everyone

“Jauh di lubuk hatiku…

 Masih terukir namamu...

 Jauh di dasar jiwaku...

 Engkau masih kekasihku...”

 

 

Andai saja ayahku tahu lagunya NAFF ini, mungkin syair itulah yang hari ini dia lantunkan dalam hatinya, yah... hari ini adalah salah satu hari yang sangat bersejarah dalam hidupnya di mana 36 tahun yang lalu dia mengakhiri masa lajangnya dengan menyunting seorang gadis manis mungil yang kemudian dengan setia mendampingi hidupnya selama 34,5 tahun.

 

Ayahku memang sangat membanggakan… begitu besar rasa cintanya pada mama, puluhan tahun hidup berumah tangga meski terus didera dengan persoalan berat yang tak kunjung usai (pun hingga saat ini) namun tak pernah bisa membuat ayahku berpaling ke lain hati, dari hari ke hari...bulan ke bulan...tahun ke tahun... cintanya pada mama terus tumbuh berkembang, berakar dan menghunjam kuat dalam dada hingga tak tergoyahkan oleh apapun jua..

 

Sepanjang kehidupan rumah tangga mereka... sungguh merupakan inspirasi terbesar buat hidup kami anak-anaknya, begitu banyak pelajaran yang dapat kami ambil dari mereka. Kasih sayang, cinta sejati, keteguhan, ketabahan, kesabaran dan banyak lagi yang bisa diteladani dari mereka... terima kasih Ya Allah... telah menjadikan mereka sebagai orang tua kami...

 

Pagi ini hatiku gerimis, mendung tebal menggelayut di dada... seharusnya hari ini adalah milad pernikahan mereka yang ke-36.... Met Milad Ayah-Mama.... Meski kini Mama tak ada lagi... tapi cinta kalian sungguh amat mengharukan...

 

 

“Tak bisa kutahan laju angin…

 Untuk semua kenangan yang berlalu…

 Menghembuskan sepi…merobek hati…

 Meski raga ini tak lagi milikmu...

 Namun di dalam hatiku sungguh engkau hidup...

 Entah sampai kapan...

 Kutahankan rasa cinta ini...”

 


Blog Entry[Ayah] Nyari apa pak…???...Jul 8, '07 11:08 PM
for everyone

Ini cerita ayahku tadi pagi saat aku dan adikku akan berangkat kerja (saat ini aku sedang PULKAM ke Priok)….

Begini ceritanya :

 

Suatu pagi ayahku sedang berbelanja untuk kebutuhan warung, biasanya selesai itu dia akan mampir ke lapak koran/majalah nah saat itulah ada percakapan yang mengundang senyum : (A = Ayah, P = Penjual koran)

 

P       : Nyari apa pak…???...

A       : Nova…ada…???...

---tiba-tiba si penjual koran itu berteriak kencang sekali---

P       : Novaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!....ada yang nyari tuh…..

---ada suara menyahut dari dalam rumah : “siapa buuuu…..”---

A       : Bu…maksud saya Nova ini yang saya cari *sambil megang Tabloid Nova*

P       : oooooooo………..kirain nyari anak saya pak….. hihihihihiiiiii…..

A       : yeeeee….. makanya lain kali anaknya di namain inem ajah…

P       : ih si bapak mah iseng, kurang keren atuh kalo namanya inem…..

 

Hehehehehehe……..Ayahku memang suka iseng……

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

foto : Calon Independent Gubernur DKI……


Blog EntrySelamat Ulang Tahun Ayah……….Apr 18, '07 11:49 PM
for everyone

Hari ini ayahku ulang tahun, memang tidak pernah dirayakan karena kami sekeluarga memang tidak merayakan ulang tahun, yang selalu kami lakukan hanya berdoa dan saling mendoakan..itupun tidak khusus hanya pada hari ulang tahun saja tapi Insya Allah setiap hari….

 

Tapi pagi tadi aku sempatkan mampir ke rumah ayah di priok agar aku bisa mencium tangan dan pipinya…seraya mendoakan beliau dan berharap bertemu hari yang sama di tahun-tahun mendatang….

 

Met Milad Ayah…. Terima kasih atas segala perhatian, kasih sayang, cinta dan ketulusan yang selalu kau limpahkan……maafkan kami yang belum bisa membalas itu semua, meskipun kami memberikan nyawa ini niscaya takkan pernah akan dapat menggantikan semua yang telah kau berikan…..…tak akan ada seujung kukunya……..

 

Luv U Dad………


Ini masih berkaitan dengan ceritaku tentang “Cinta Sejati Ayahku”……

 

Setelah paginya aku menulis kisah tersebut ternyata malamnya adikku nge-net di rumah, mampirlah dia ke jurnalku itu dan kemudian langsung memberitahukan ayah untuk ikut membacanya……. *adikku masih tinggal serumah dengan ayah*……

 

Aku nggak tahu apa reaksi ayah saat itu karena adikku nggak mau cerita, namun ada satu hal yang adikku bilang yaitu bahwa kata ayah ada yang kurang dari cerita itu, yaitu sebenarnya di masa sakitnya ternyata mama sempat menyuruh ayahku untuk menikah lagi, namun ditolak ayah karena dia masih ingin mengurus mama, dan beliau juga bilang apa kata orang jika di saat mama sakit seperti ini dia malah menikah lagi, nggak sanggup saya apabila harus menikah lagi, nanti saya malah asyik dengan istri baru dan melupakanmu, itu nggak akan terjadi…begitu kata ayah pada mama saat itu….

 

Ayah memang sangat mencintai mama… dan rasanya beliau nggak akan menikah lagi sepeninggal mama, selain karena mama juga karena nggak ingin melukai hati anak bungsunya yang perempuan satu-satunya……….

 

I Luv U Dad………


Blog EntryCinta Sejati Ayahku………..Jan 23, '07 10:38 PM
for everyone

Kemarin baca jurnalnya mbak wit yang ini, jadi miris banget, kok bisa-bisanya seorang suami yang udah hidup bertahun-tahun bersama istrinya, melewati suka dan duka bersama-sama tiba-tiba minta ijin untuk menikah lagi justru di saat istrinya membutuhkan dukungan moril dan kasih sayang dari suaminya……..padahal baru seminggu sang istri mengalami patah kaki dan tangannya, harusnya saat ini sang suami selalu ada di samping istrinya untuk saling menguatkan bukannya malah menusuk hati istrinya dengan pedang tertajam yang pernah ada di muka bumi ini……

 

Sungguh Demi Allah….bukannya aku bermaksud membanggakan ayahku, tapi perlakuan sang suami itu berbeda 180o dengan apa yang telah dilakukan ayahku terhadap mama, saat mama juga harus mengalami patah tulang di kaki yang mengakibatkan beliau tidak bisa berjalan lagi.

 

2,5 tahun lebih mama harus mengalami hari-hari yang terasa amat panjang buatnya, hanya bisa terkapar di tempat tidur atau harus menggunakan kursi roda bila hendak keluar dari kamar, lalu apa yang dilakukan ayah…???... dengan setianya dia selalu menemani mama sepanjang hari, memandikannya, menggantikan pakaiannya, membersihkan kotorannya, mendengarkan semua keluh kesah dan juga “omelan” mama, mengantarkan mama berobat tiap bulan ke rumah sakit dengan harapan suatu saat mama akan kembali bisa berjalan, dan juga rela menggantikan tugas mama untuk memasak…, malah saat ini masakan ayah sudah lebih enak dari masakan mama sendiri.........

 

Akhirnya harapan kami harus pupus, di saat mama hampir kembali bisa berjalan dengan normal tanpa bantuan kursi roda lagi, ternyata Allah berkehendak memanggil mama, aku tahu betapa terpukulnya perasaan ayah saat mama pergi, sering kali aku memergoki beliau sedang menangis sendiri, dan bahkan sampai saat ini sudah 5 bulan semenjak mama pergi, ayah masih rutin setiap minggu dua kali ziarah ke makam mama dan kalo sudah di makam, bisa 1 jam lebih dia duduk di sana untuk mendoakan mama…..

 

Ayah benar-benar telah memberikan pelajaran terbaik buatku, bagaimana mencintai dengan segenap perasaan, bagaimana menghargai setiap detik kebersamaannya bersama mama, aku harus banyak belajar dari beliau………

 

Ayah.......terima kasih atas cintamu…………

 

 

*ditulis dalam linangan air mata bahagia sekaligus terharu dan bangga pada Ayah....*


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.