Always Starting Your Day With Smile....

Om's posts with tag: palembang

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag palembang
Blog EntryJadi nggak enak nih…May 26, '08 10:26 PM
for everyone

Berawal dari berbalas reply di sini, ceritanya elly salah satu adikku di CAB (adik yang ngotot nggak mau manggil kakak… maunya manggil pak, Om Rei jadi keliatan tuanya deh…) mau kondangan ke Palembang alias P4 (Pergi Pagi Pulang Petang) lebih nekat dari Jalan-Jalan Iseng-nya OR yang masih pake acara menginap di kota tujuan.

 

Jadi ceritanya gara-gara saling reply itu, OR mendadak ngeces sama pempek Candy yang hanya ada di Palembang itu, akhirnya OR nitip beliin sama dek elly kalau-kalau nanti sempet mampir ke Candy.

 

Singkat cerita, minggu sore saat OR sedang menggoes si merah sepulang dari kantor datanglah sms dek elly yang mengabarkan bahwa Candy sudah didapat dan sedang dalam perjalanan menuju Bandara SMB II Palembang sekaligus mengatur pertemuan untuk mengambil titipan itu di Halte Damri Giant Bekasi.

 

Dan malamnya sekitar jam 20.00 OR berangkat menuju titik pertemuan itu, meski didera rasa kantuk yang amat sangat akibat kecapean goes, tetap aja rasa kangen pempek asli Palembang itu mengalahkan segalanya termasuk berkorban nggak tuntas nonton F1.

 

Dan tatkala bertemu dek elly, aku terkejut karena beliau nggak mau menerima uang yang sudah aku siapkan, berbagai alasan dia kemukakan… bikin aku jadi nggak enak saat itu karena aku khan statusnya nitip beliin, tapi mau gimana lagi mau nggak mau yah harus dienakin…. hehehehe….

 

Makasih yah dek elly atas oleh-olehnya…jadi enak nih… hihihihihi…..

 

 

foto : diambil dari MP-nya yang bawain oleh-oleh, aku dapet salah satu dari 3 kotak di atas…

 


Blog Entry[Family] Doyan kerupuk sampe pesen lagi………Apr 8, '07 11:48 PM
for everyone

Ini masih ada kaitannya dengan Palembang, ceritanya kita sekeluarga (termasuk keluarga mertua dan orangtuaku) suka banget sama kerupuk palembang yang aku beli saat kemarin jalan-jalan ke sana, pas udah abis….. coba beli di C4 yang ternyata rasanya jauh beda banget, penasaranlah kita… apalagi di keluarga mertua, kerupuk oleh-oleh dariku habis dalam waktu sekejap (pagi aku anter….siang udah ludesss)…….J

 

Nah..…saat kemarin aku memilih-milih foto untuk diupload, di salah satu foto yang memuat gambar becak yang penuh dengan oleh-oleh kami, aku menemukan nomor telpon sang tukang kerupuk itu, maka isenglah aku menelpon ke sana untuk menanyakan kemungkinan pesan kerupuk langsung kirim ke bekasi, dan ternyata…BISSAAA!!!....... Horreee!!!……….bisa makan kerupuk asli Palembang lagiiiiiiii……… J J J….

 

Setelah order dan transfer pembayaran, maka dalam 3 ~ 4 hari kemudian sampailah kerupuk yang dinanti itu di rumahku, 5 kg kerupuk dalam 1 kardus besar terdiri dari 20 plastik ukuran ¼ kg tiba dengan selamat siap untuk dinikmati, mabok kerupuk lagi deh………J J J

 

 

Bagi yang mau pesen juga, silahkan telpon ke 0813-67617489 dengan bpk. Rusdi atau ibu Wati, minimal pemesanan 5 kg, harga per-kg (saat aku pesan) Rp.20.000 + ongkos kirim (ke bekasi/jakarta) Rp.5.000, jadi harganya =  Rp.25.000/kg ... murah khan…… J    *ini bukan iklan lho…sekedar melancarkan rezeki buat orang lain*


ddd
dThumbnaild
ddd
*lanjutan dari Palembang #5 Saat nyawa terasa di ujung tanduk*

Sedikit dari perjalanan iseng kami ke kota Palembang yang berhasil aku abadikan dalam foto, maaf kalo hasilnya sangat tidak menggambarkan Palembang secara utuh dan tidak bagus dari sisi fotografi, karena entah mengapa hasrat memotretku rada turun dengan drastis…….. jadi inilah hasil seadanya………

*TAMMAT*

Sampai Jumpa di Jalan-jalan iseng selanjutnya……..

*lanjutan dari Palembang #4 bus ajeb-ajeb ala diskotik*

 

Ini cerita perjalanan udara terburuk yang pernah aku alami, saat perjalanan pulang dari Palembang menuju Jakarta dengan Indonesia Airasia PK-AWQ QZ-7415, kami dihadang cuaca yang sangat buruk “banget” (bangetnya itu istilah dari Pramugari Fransisca Paula), hampir sepanjang perjalanan kami diguncang-guncang dalam pesawat, sampe dua kali kami hampir terlempar dari kursi, untung seat belt terpasang dengan baik sehingga nggak menimbulkan cedera.

 

Aku pribadi sebenarnya tidak begitu takut karena sejak pesawat akan berangkat aku sudah memasrahkan diriku pada Sang Khalik, kalo memang sudah tiba saatnya toh di manapun kita bisa mati….tapi ada yang membuatku kembali rada-rada nervous, tepat dibelakangku duduk dua orang cewek, sepertinya Mahasiswi yang tadinya saat pesawat belum take-off selalu cekakak-cekikikan bertiga sama satu teman cowoknya, tapi begitu pesawat sedang diguncang-guncang mereka berdua menangis…!!!.......

 

Mereka menangis sambil berdoa: “Ya Allah….ampun Ya Allah ampun… Astaghfirullah …… ampuni aku….” Begitu berulang-ulang sambil terisak….aku yang tadinya sudah tenang… mendengar itu semua jadi kebawa juga, jadi dingin lagi kaki dan tanganku hingga akhirnya aku ikut mengaminkan doa mereka… dan berdoa sendiri pula tentunya, sampe terbayang wajah-wajah polos dua kurcaci kecilku dan juga wajah cantik bunda…..

 

Saat Pesawat akhirnya mendarat dengan mulus di Soekarno-Hatta, aku sempet sekilas melihat mereka berdua berpelukan dan saling mengucapkan selamat satu sama lain…. Tapi kok setelah itu mereka cekakak-cekikikan lagi yah….lupa kalo baru saja di selamatkan Allah, lupa kalo baru saja doa-doa mereka dikabulkan-NYA…..

 

Alhamdulillah…..terima kasih Ya Allah…… telah menyelamatkan kami semua……

 

*bersambung ke Palembang #6 Peristiwa dalam foto*


Blog Entry[Palembang #4] Bus ajeb-ajeb ala diskotik….Mar 29, '07 10:53 PM
for everyone

*lanjutan dari Palembang #3 Kerupuk Palembang asal Pasar Cinde*

 

Salah satu hal menarik yang aku temui di Palembang adalah tentang angkutan kotanya, khususnya bus kota, bus di Palembang berukuran tanggung…. kalo di Jakarta seukuran dengan metromini atau miniarta di depok.

 

Nah yang membedakannya adalah…hampir semua bus itu membunyikan musik yang cukup keras, dari pinggir jalan saja sudah terdengar keras apalagi oleh para penumpangnya, musik yang diputarpun bukannya musik sembarangan, tapi musik yang biasa diputar di diskotik….jeb…ajeb-ajeb…ajeb-ajeb…….. bisingnya bukan main......

 

Kemarin sempet nyobain naik bus ajeb-ajeb itu……cuma bentar langsung turun lagi soalnya kuping terasa “budi”, kalo ngobrol harus tereak-tereak dan hawanya kok jadi panas yah, pantas aja sopirnya juga ugal-ugalan…abis kebawa musiknya sih……..

 

Tapi memang unik juga sih walau rasanya cukup mengganggu buat yang tidak terbiasa, anehnya *menurut temanku* kalo bus atau angkot nggak ada musik ajeb-ajebnya bakalan rada susah dapet penumpang.... berarti orang Palembang seneng ajeb-ajeb yah…???...

 

*bersambung ke Palembang #5 Saat nyawa di ujung tanduk*


*lanjutan dari Palembang #2 Dapet kejutan saat hampir pulang*

 

Pasar Cinde merupakan salah satu tempat yang rada wajib dikunjungi untuk cari oleh-oleh khas palembang, terutama kerupuk, duku dan juga mpek-mpek tanpa merk yang nggak kalah enak dengan mpek-mpek bermerek seperti Candy, Pak Raden, Nony, dll.

 

Di salah satu gerai yang menjual berbagai macam kerupuk kami berlabuh untuk membeli aneka kerupuk yang banyak ditawarkan, selain kami lihat gerai tersebut paling rame pembeli (salah satu indikator enak tidaknya suatu jajanan) juga kami lihat yang melayani itu rada-rada lumayan manis (namanya Rika, No Hp-nya ada di HP-ku) hehehehe…….

 

Harga yang murah dan dapet banyak itulah yang membuat kami rada kalap saat beli kerupuk, bayangkan hanya dengan Rp. 20.000 udah dapet 1 Kg, beda banget sama waktu belanja Amplang kuku macan di Balikpapan Rp. 20.000 cuma dapet seplastik kecil,  aku aja sampe beli 3 kg yang pas dibungkus jadi gede banget……lah kerupuk 3 kg yah pasti sekarung besar… xixixixixi……. Rasanya beda banget jauh lebih enak dari kerupuk Palembang yang biasa dijual di C4 atau G***T…..

 

Semoga suatu saat bisa belanja lagi di Pasar Cinde…..sekalian ketemu Rika gitu…… J

 

*bersambung ke Palembang #4 Bus ajeb-ajeb ala diskotik*


*lanjutan dari Palembang #1 Cerita jalan-jalan iseng*

 

Minggu siang (250307) setelah kalap belanja kerupuk di Pasar Cinde, kami istirahat kembali di hotel menunggu waktu check-out, tiba-tiba HP-ku bergetar…setelah diklik maka terdengarlah suara merdu seorang wanita…. Assalamualaikum…mas eko…ini Sofie…bla…bla… bla… singkat cerita siang itu aku dikunjungi oleh salah satu mpers Palembang… Sofianti namanya, orangnya ramah, baik hati dan tidak sombong, buktinya beliau rela mengunjungiku di tengah panas teriknya kota Palembang siang itu dan juga rajin meng-sms aku (sejak dari kedatangan) untuk memberikan info menarik seputar kota Palembang dan malah sempat menawarkan mobilnya untuk kami pakai putar-putar kota…makasih banget deh….

 

Ditemani Orange Juice kita banyak ngobrol (yang kebanyakan ngomong sih aku … xixixi…), dan yang paling mengejutkan aku adalah Sofie membawakan oleh-oleh untukku dua kotak mpek-mpek yang asli Mak-nyusss banget, jadi malu…karena aku nggak bawain apa-apa buat Sofie………L L…..

 

Makasih yah Sof….Home Made-nya bener-bener enak berat………J J J…….

 

*bersambung ke Palembang #3 Kerupuk Palembang asal Pasar Cinde*


Blog Entry[Palembang #1] Cerita jalan-jalan Iseng……Mar 26, '07 11:36 PM
for everyone

*Ini tulisan seri bersambung (harian) yang mengisahkan perjalananku ke Palembang yang akan diakhiri dengan hasil jepretan kameraku selama di sana, semoga nggak bosan bacanya*

 

Sabtu ~ Minggu (24 ~ 25 Maret 2007) aku dan 2 temanku merealisasikan rencana kami untuk jalan-jalan iseng sehari doang ke Palembang, karena kebetulan hari sabtu kemarin merupakan hari kerja biasa di kantorku (pengganti hari libur) maka kamipun terpaksa ijin setengah hari untuk mengejar pesawat ke bandara…

 

Kami tiba di Palembang sekitar jam 17.25 setelah perjalanan yang nyaman, aman dan singkat bersama Indonesia Airasia PK-AWP QZ-7414, cuaca cerah hingga pesawat bisa ngebut dan hanya dalam waktu 40 menit kami sudah tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, sebuah bandara baru yang cukup mewah dilengkapi dengan akses internet gratis meskipun hanya ada satu laptop di boarding room-nya…..

 

Tujuan pertama kita sore itu adalah Masjid Agung untuk menunaikan Sholat Maghrib berjamaah bersama warga kota Palembang, sebuah Masjid besar dan Indah yang terletak di tengah bundaran dekat Jembatan Ampera dengan tempat mengambil air Wudhu yang unik berbentuk kolam air mancur yang besar dan dipinggirnya terdapat kran-kran untuk wudhu….tadinya sempet ragu untuk wudhu disitu…tapi disetiap kran ada tulisan: “Kran ini Air dari PDAM suci untuk wudhu”…Alhamdulillah kami bisa mencicipi wudhu yang unik itu……

 

Kelar Maghrib barulah perjuangan dimulai -mencari penginapan- di tengah kota yang konon rawan dan bertemu tatapan-tatapan mata yang rada kurang bersahabat (perasaan aku aja kali yah)…..akhirnya setelah 3 kali keluar masuk hotel Alhamdulillah kami dapat hotel yang bersih, nyaman dan aman –Hotel Limas- di Jalan Letkol Iskandar deket IP dan Pasaraya JM…..

 

Hari minggunya pagi-pagi kita udah jalan ke Jembatan penuh historis……Jembatan Ampera yang melintang gagah di atas sungai musi yang sayang sekarang rada kotor dan banyak sampahnya, gimana nggak banyak sampah wong pagi itu aku ketemu sama seorang petugas dinas kebersihan yang menyapu jalan dan dengan seenaknya membuang sampah yang sudah disapunya itu ke sungai…….sungguh sangat mengganggu hatiku.

 

Usai menyeberangi Sungai Musi, kami istirahat di area publik di depan Benteng Kuto Besak sambil iseng beli jajanan yang banyak dijual di situ…sambil foto-foto dikit, lanjut jalan lagi mengunjungi Pasar 16 Ilir…ketemu penjual Duku ASLI Palembang gede-gede dan jarang bijinya, manis dan murah pula..!!!.... bayangin sekilo cuma Rp. 3000, kalap aku pun membeli 10 kg yang timbangannya akurat pula…..belom nyobainnya ada kali ½ kilo sendiri……xixixixixi……

 

Balik hotel dulu untuk naruh duku…perjalanan lanjut ke Pasar Cinde untuk cari kerupuk, ketemu tempat jualan yang pelayannya lumayan manis dan ramah, akhirnya kalap belanja edisi keduapun dimulai, aku sendiri membeli 3 kg kerupuk yang setelah dikantongin besarnya lebih besar dari dua kantong semen ditambah empek-empek yang lumayan enak, bener-bener kalap belanja……

 

Abis belanja kerupuk kami pun istirahat di hotel menunggu waktu check-out, eh tiba-tiba aku dikunjungi oleh salah satu Mpers-nya Palembang yaitu Sofianti, dibawain oleh-oleh dua kotak mpek-mpek home made pula….waaaaa….jadi tambah banyak nih…. Sayang nggak jadi ketemuan sama Mas Cepy karena beliau masih harus menjalani perawatan pasca kecelakaan yang dialami beliau…hanya sempat ngobrol singkat via telepon saat Sofi datang, mudah-mudahan cepat sembuh yah Mas Cepy……

 

Kelar ketemuan singkat tapi berkesan itu kita check-out dan berangkat ke Bandara untuk segera kembali ke Jakarta....tapi saat kita dalam perjalanan menuju Bandara tiba-tiba hujan deras dan angin kencang melanda Palembang sampe bikin kita rada nervous untuk terbang…… Selamat Tinggal Palembang………

 

*bersambung ke Palembang #2 “Dapet kejutan saat hampir pulang”…*


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.